Day 2 - Ketemu Teman Lama Saat Kuliah Ketika Pendidikan di Sendik BRI

Jumat, 2 November 2018 - Ini adalah hari kedua saya di Sendik BRI. Hari ini kami peserta pendidikan menggunakan pakaian casual, ala2 anak muda gitu.. *eh, bukannnya emang masih muda ya? Hehee.. Pagi ini saya mandi lebih cepat, entah kenapa jam setengah 6 saya sudah mandi, ehehe tumben saya rajin sekali pagi ini. (baca juga artikel sebelumnya : Day 1 - Dipanggil Pendidikan di Sendik BRI Padang Untuk Yang Kedua Kalinya  )
Suasana Pagi Saat Pendidikan Hari Kedua
Seperti biasa sebelum masuk kelas kita ke ruang restorasi terlebih dahulu guna untuk isi perut alias sarapan pagi. Sejak awal nama ruang “restorasi” menjadi hal yang agak aneh terdengar, apa sebenarnya arti kata restorasi saya pun tidak tau dan tidak ingin mencari tau. Sudahlah !! Malas saya memikirkan nama ruangan yang tidak terlalu penting itu. Mending fokus nulis aja.
lagi di ruangan restorasi, sarapan pagi
Saat menulis tulisan ini, mata saya cukup perih, karena rasa kantuk yang melanda sudah mulai memedihkan mata. Tapi, sejak tadi saya rebahan, pikiran untuk menulis selalu menghantui… maklum, saya lagi semangat-semangatnya untuk mengisi blok ini, biar isinya penuh dan cepat di monetize. Hah? Monetize? Iyaalah… heheh gak munafik juga sih, saya mengisi blok ini, hmm mungkin bisa disebut investasi ya… mudah-mudahan kedepannya saya bekerja dengan hobi yang di bayar. Ah, malah jadi kemana-mana ceritanya hahhaa…

Back to the case, pagi ini kami peserta pendidikan dibimbing oleh instruktur yang sama di sesi hari kamis kemarin, yakni masih keluarga jauh dari pahlawan nasional juga, bapak Adi Supratman. Sangat menyenangkan dibimbing beliau, apalagi tema pagi ini tentang e banking, yaa lumayan menarik, karena saya agak suka membahas tentang teknologi.
suasana belajar di kelas pak Adi, santai sekali rasanya
Bang adi (begitu dia memanggil dirinya, tapi menurut saya lebih pantas dipanggil bapak, karena udah lumayan tuir… hihihi) memimpin kelas pagi ini masih sama dengan gaya kemarin yakni dengan gak serius-serius amat.. pemaparan beliau kadang serius, kadang ketawa, dan kadang juga gak jelas. Hehe.. tapi tak apa, saya lebih senang dengan penyampaian seperti ini, jadi terasa seperti santai aja dan pasti harus tetap mengerti.

Beliau cerita jika di zaman ini, dimana generasi Y lebih mendominasi, sangat disayangkan jika kita tidak memanfaatkan dan melibatkan teknologi dalam kegiatan dan pekerjaan sehari-hari. Hari ini beliau sepertinya tidak fokus ke materi, yaa, karna secara keseluruhan CS-CS yang ikut pendidikan sudah lumayan lama kerjanya, ada yang 1 tahun, 2 tahun, bahkan ada yang 3 tahun.. hehe. Jadi mungkin kita jadi sebagai pemenuh quota yang tersedia aja, hahaa… sementara materi yang disampaikan sangat mendasar sekali, seperti tentang sales kit produk simpanan, dll.. tentu bapak adi kurang greget ngajarinnya karna umumnya kita juga udah pada ngerti semua hehee…
suasana belajar di kelas pak Adi
Saya lebih tertarik membahas tentang instruktur saya hari ini. Menurut saya pak adi orang yang mau belajar, di usia nya yang tahun depan katanya sudah mau pensiun. Ada beberapa hal yang menarik minat dan sempat membuka mata saya pagi ini yang sudah sedikit lagi akan mulai menutup. Beliau membuka aplikasi di laptopnya tentang cara trading, cara pemilihan saham, kapan jual, kapan membeli, hahaha.. hal yang membuat saya sedikit terkejut, beliau bisa tau hal-hal semacam ini. Bukannya hanya itu, beliau juga punya akun di indodax dan juga suka memantau perkembangan bitcoin hehee… luar biasa kakek2 satu ini.

Priiiit…. peluit keluar main berbunyi. Pak adi membawa peluit untuk mengistirahatkan pesertanya.. hahaa trik yang ampuh sekali untuk mencairkan suasana hahhaa
sedang coffee break
Setiap jam 10 peserta pendidikan dapat kesempatan untuk coffee break di teras kecil di depan kelas. Saya sebenarnya malas untuk coffee break, bukan malas istirahatnya, tapi saya tidak selera dengan menu-menu yang ada, kebanyakan roti dan teh, kopi, dan yang manis-manis lainnya. Jadi untuk mengisi kerongkongan yang mulai haus, saya hanya minum teh dengan gula yang hanya sedikit dan satu buah lemper. Sambil duduk sendiri di pojok menikmati kopi, bima (ketua di kelas kami) datang bersama pegawai sendik membawa daftar yang diisi jika ingin keluar dari asrama untuk jalan-jalan, ya semacam aturan, gitulah.. saya juga gak terlalu memperhatikan. Sembari bima dan petugas tadi sibuk berdua diskusi, datang si mawan (nama lengkapnya hermawan firdaus) duduk di sebelah saya sambil membawa kopinya. Kita mulai dengan cerita-cerita ringan, saya sempat dengar kemarin jika dia (mawan) berasal dari silaut dimana daerahnya juga lumayan dekat dari kampung halaman saya.

Saya bertanya ini, itu, dan anu tentang silaut kepada si mawan, ya saya bisa membaca dalam pikiran mawan “kenapa ini orang tau sekali ya??” hahaaa…. ya jelas tau karena papa saya dulu pernah jadi kepala sekolah di sana, yaa sedikit banyaknya jadi saya tau lah.
ketemu "Mawan" teman se almamater saat kuliah di UNP
Eh ternyata dan ternyata, si mawan adalah murid dari orang tua saya, hehe dia malah terkejut saya adalah anak dari kepala sekolahnya dulu. Hehhee.. menurut penglihatan saya, mawan orangnya baik, jujur dan penurut (on the rule) hahaa, saya jadi teringat adrian… Biasanya menurut pemahaman saya sih, (ciee gaya..) orang-orang seperti ini jarang melakukan kesalahan dalam bekerja, dan jika sekali melakukan kesalahan fatal, cemasnya bukan main, setengah mati.. dan salah satu yang mungkin akan jadi kelemahannya di masa yang akan mendatang adalah hmmmm, ini mungkin ya, bukan pasti….hmmmm mungkin di suatu saat, wanita akan jadi kelemahan tipikal orang semacam ini di masa depan hehee…

Haduuhhh,,. sejak kapan saya jadi paranormal ya.. hahhaaa

Ini cerita kok jadi kemana-mana ya?? Oke, balik lagi, setelah cofee break, kita balik lagi ke kelas, dan sebelum istirahat siang dan sholat jumat, kami menyempatkan berfoto-foto ria di dalam dan halaman sendik BRI Padang. Besok sabtu, adalah hari ketiga dan tidak tau lagi akan seperti apa. Kita lihat aja besok heheee

Jangan ketinggalan cerita selanjutnya : Day 3 - Ternyata Pak Adi Bisa "Menghipnotis"

Belum ada Komentar untuk "Day 2 - Ketemu Teman Lama Saat Kuliah Ketika Pendidikan di Sendik BRI"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel