Day 9 - Muncul Ide BRILIAN untuk BRI

Sabtu, 10 November 2018 - Hari ini kembali lagi saya masuk kelas buk Yul di gedung 2 lantai 1. Gak tau kenapa ya, dimana-dimana jika hari sabtu suasana pasti sama, bawaannya pengen libur aja hehehe.. yaa begitulah gambaran suasana kelas kami hari ini sepi kurang sedikit semangat, monoton agak monoton seperti biasanya dan gak kerasa juga pendidikan sudah hampir selesai (baca juga artikel sebelumnya : Day 8 - Pengalaman Ikut Tes CPNS 2019 Saat Masih Pendidikan di BRI (bagian 2)
masuk lagi di kelas buk Yul
Setelah sarapan, saya duluan sendiri bergegas ke kelas daripada teman-teman yang lain, hanya lagi malas aja di ruangan restorasi, kadang sesekali waktu saya suka menyendiri untuk sendiri, yaa, untuk sendiri saja. Sesampai di ruangan saya nggak langsung masuk, toh instrukturnya juga belum sampai, jadi saya duduk saja di lobi dan selang beberapa menit, teman-teman juga mulai menyusul ke tempat saya dan beberapa duduk di lobi juga.
lagi nunggu buk Yul masuk kelas
Waktu sudah menunjukkan pukul delapan kurang 5 menit, terlihat dari pintu ruangan, buk Yul datang dan menyapa dengan sinyum simpul dan terlihat manis dengan blus putihnya. Beliau masuk ke kelas dan diikuti dengan para peserta pendidikan. Hari ini ada dua materi yang akan kami bahas, pertama up selling dan cross selling, kedua aplikasi asuransi. Teori dikit ya…. ckkckc, up selling adalah meningkatkan atau menjual produk yang sudah dimiliki nasabah sebelumnya, contoh; jika nasabah sudah punya sms banking untuk bertransaksi, costumer service bisa menawarkan internet banking untuk kemudahan yang lebih bagus lagi dalam bertransaksi.
serius bener tuh ibuk2
Yaa dari namanya saja sudah tau lah up, update, upgrate, up up, pokoknya gitu lah heheee.. nah beda lagi dengan cross selling, cross selling adalah menawarkan atau menjual produk yang belum dimiliki nasabah. Contohnya, jika nasabah sudah memiliki rekening tabungan, jika nasabahnya pengusaha atau PNS ada baiknya kita tawarkan produk pinjaman untuk menambah modal kerja, atau jika nasabahnya sudah punya pinjaman kita tawarkan asuransi tempat usaha atau asuransi rumah…. yaa intinya gitu deh…
main game, penghilang suntuk
Oke, back to the class, benar saja seperti dugaan saya, suasana kelas hari ini cukup, eh bukan, sangat mungkin kata yang tepat, sangat ngantuk bagi saya pribadi, tak terhitung sudah berapa kali mata saya mengendur dengan sendirinya seperti ada yang bergelayut. Suasana di kelas agak beda dari kelas yang lain, di kelas ini peserta pendidikan di hadapkan pada satu meja bulat berkapasitas 4-5 orang, hehee, jadi yaa ala ala ILC gitu, yang ada dalam pikiran saya saat memperhatikan buk Yul saat memberikan materi, jika peserta sudah mulai ngantuk gak ada salahnya buk Yul bilang

“kita rehat sejenak”,

Hahaha, tapi kan gak mungkin juga buk yul berubah jadi karni ilyas, haha khayalan kadang aneh2 saja yang muncul. Dan benar saja, saat peserta sudah mulai capek buk yul mengajak kami semua berdiri dan menonton vidio 3 orang pria menari dan kami pun mengikutinya…. haduuuhh.. malas sekali, lihat vidionya saja sudah geli, saya mah ikut2 aja cukup memenuhi standar partisipasi, eh ternyata beberapa teman-teman saya lihat tidak seperti saya bahkan ada yang lebih semangat malahan, malah ada yang keluar aslinya.

Saya rasa ada sisi yang ‘terpendam’ di diri manusia, dimana mungkin dalam khayalan atau kesehariannya mereka sih biasa-biasa saja, tetapi bisa jadi ada momen yang memercik ‘sisi’ tersebut dan keluar dengan sendirinya. Contohnya saja, mungkin kalian, teman-teman pembaca pernah melihat ada teman kalian yang harinya biasa-biasa saja di sekolah, santai, eh ketika di bawa ke pesta, orgen tunggal, wah malah keluar suaranya, malah lebih giat.. hehee atau mungkin juga pernah melihat teman yang lain ketika main futsal atau main badminton, malah lebih garang dari biasanya, lebih ekspresif hehee.. saya gak tau juga apa teman-teman mengerti dengan penjelasan di atas, itu sih hanya teori2 saya saja, jangan terlalu dipikirkan.
main game gunting kertas, biar gak bosan

Melihat teman2 berjoged dengan ria, saya sih berusaha selow, jangan sampai terbawa, tahaaan, selow saja… dan teman2 yang lain pun ketawa ria, saya juga ikut tertawa sampai tidak terasa vidionya sudah habis. Setelah di rasa cukup buk yul melanjutkan meteri lagi, membahas produk2 ini itu, jika nasabahnya A maka kita perlu menawarkan produk ini, jika nasabahnya B kita tawarkan ini. Nah mumpung buk yul bahas-bahas ini, saya sekalian aja masuk tentang ide-ide konyol saya yang kemarin ni, (baca artikel sebelumnya : Day 7 - Mengenal Lebih Dalam Cara Proses Pinjaman di BRI)

“Buk, saya rasa BRI sekarang harus lebih invest ke artifical inteligent (AI), samacam sistem pakar gitu, jika nasabahnya ini, orangnya ini, maka otomatis sistem akan memunculkan produk-produk yang sesuai dengan kebutuhan nasabah tersebut…”

“Yaa, kami sebagai costumer service mungkin hanya menginput parameter2 awal dimana nanti yang akan menjadi dasar untuk sistem pakar berpikir, misal, nama pekerjaan, penghasilan, atau apalah hehee. Jadi nanti setelah produk yang cocok keluar, baru lah skil olah2 csnya dimainkan pada nasabah hehee…”

“...kita kan bank raksasa terbesar di Indonesia, punya puluhan mungkin ratusan juta data nasabah, jika di olah jadi sistem yang sedemikian rupa, mungkin akan menghasilkan suatu informasi yang kompleks, apalagi untuk pinjaman.. sangat dibutuhkan sistem seperti ini, jika laporan atau report2 berisi angka-angka tentang yang sudah terjadi, tidak ada salahnya kan kita bangun sistem yang bisa memonitoring apa yang akan terjadi…”

Hmmm kira-kira begitu kalimatnya saya sampaikan pada buk Yul, eh gak saya duga sekelas malah tepuk tangan, dan buk Yul juga…. hahaa, malu jugak sih,

“ini bisa diikutkan BRInnovasi nih gun…”, celetuk Buk Yul sambil bercanda.

“ah, gak juga buk, ini hanya ide-ide biasa saja, yaa, jika pesaing kita memikirkan bagaimana 10 tahun kedepan, kita harus berpikir bagaimana 20 tahun yang akan datang, jika tidak, bukan tidak mungkin perusahaan kita akan tergerus oleh zaman..”, tukas saya dengan nada yang agak sombong dikit… iyaa, dikit sih…

Mudah-mudahan buk yul bisa cerita sama petinggi2 di atas, jika ada sistem seperti itu tentu akan sangat membantu sekali dalam pekerjaan sehari-hari, seperti yang saya rasakan dalam setahun belakangan ini. Kalau bisa sih, program perbankan ini usahakan sedikit mengetik tapi banyak mengklik, jadi rule nya bisa jelas dan senada.

Maaf ya jika teman-teman pembaca pamaparan saya di atas agak sedikit gaje (gak jelas) hahahha tapi maklumi saja lah, saya menulis ini hanya mencurahkan isi hati,… cieeeee… (mencurahkan isi hati preettttt)… kalau teman-teman pembaca bingung dibuatnya, itu sih masalah teman-teman, salah sendiri ngapain baca tulisan ini, okeee.. sudah dulu ya.. besok minggu dan hari libur, kita ketemu di hari senin, hari terakhir pendidikan. OK???

Belum ada Komentar untuk "Day 9 - Muncul Ide BRILIAN untuk BRI"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel