Journey to Puncak Mandeh

Hai smart reader
Perkenalkan saya kontributor freelance di blog ini dengan nickname "Little Bee"
Why should be Little Bee??
Cause I want to share you some sweet story


Rabu, 3 April 2019

~Puncak Mandeh~


First time pergi ke luar kota bawa motor sendiri pulang pergi, padang-tarusan.
Padahal sebelumnya cuma sanggup dari padang-lubuk alung.
Amazed sih sebenarnya walaupun badan remuk semua.
Tujuan jalan-jalan kali ini ke puncak mandeh, yang katanya sudah bagus dengan jalan baru khusus kesitu.


Kita pergi berenam dan satu diantara kami sama sekali tidak bisa mengendarai motor, bahkan membawa sepeda pun tidak bisa.
Dan jadilah beliau penumpangku.
Dua lagi adalah pengantin baru.
Dan sisanya teman saya dengan teman cowoknya.
Rencananya kalau aku capek bawa motor bisa gantian, tapi segan rasanya memisahkan si pengantin baru tadi😑


Awal dari padang ke bukit lampu masih oke dan lancar saja, tibalah dikawasan puncak mandeh, dan ternyata jalannya luar biasa berkelok-kelok, jalan menanjak yang hampir 30 derajat, dan gas tangan pun sampai dikecepatan maksimum, lupa lihat speedometernya karna harus fokus lihat jalan yang sangat menguji adrenalin, setelah menanjak jangan tanya gimana jalan menurunnya, wahh luar biasa membuat jantung pengendara newbie sepertiku dag dig dug.
Jalan menurunnya sangat curam ditambah tikungan tajam.
Dan sampai di satu penurunan yang sangat sangat curam (bagiku), disitu aku sudah berusa menekan rem sekuat mungkin, bahkan rem-nya sudah dititik makasimal, dan ternyata didepan penurunan itu sudah menunggu tikungan tajam ke kanan, ban motor kami sudah berada ditepi aspal, sangat-sangat ditepi aspal, cukup sulit membelokkan stang motor karena turunan yang curam, dan rem motor sudah habis tapi motornya gak mau berhenti, disebelah kiri kami sudah menunggu jurang yang sepertinya cukup dalam, cuma bisa beristigfar dan tetap fokus ke motor dan jalan, alhamdulillah akhirnya bisa lewat dengan selamat dari jalan itu. Dan untungnya teman yang diboncengi dibelakang cukup tenang, jadi tidak menularkan kepanikan. Kalau aku jadi dia bisa jadi aku sudah teriak tuh.. hahaha 😂

Sudah itu saja??
Masih belum!!
Masih banyak lagi jalan mendaki, menurun dan tikungan tajam lainnya, tapi alhamdulilah kami masih bisa berhati-hati dan memilih pelan-pelan bawa motornya, daripada jantung gak karuan lagi seperti sebelumnya.
Walaupun jalan dipuncak mandeh seperti itu tapi ada banyak spot-spot yang sangat bagus, karena kita berada diketinggian, kita bisa menikmati pemandangan laut dengan warna biru yang menawan, langit yang sedang cerah, ditambah banyak pulau-pulau kecil yang memanjakan mata, jangan lupa dengan perbukitannya yang hijau, its an amazing art from Allah.
Maha Besar Allah yang sudah menciptakan karya luar biasa, salah satunya pemandangan dari puncak mandeh.
Percayalah, semua view itu hanya bisa dinikmati melalui lensa mata kita, akan jauh sekali jika dibandingkan dengan kamera handphone.

Setelah itu kita pergi makan siang dan sholat zhuhur, lalu berangkat  lagi ke Pantai Pasia Talauk Batang Kapeh.
Disana berjejer pohon pinus yang sangat memanjakan mata, ditambah pantai biru dan bersih. 


 Ini salah satu view Pantai Pasia Talauk Batang kapeh

Lalu mulai perjalanan lagi ke Pantai Batu Kalang, pantai ini sangat bersih, airnya jernih, dan tidak terlihat sampah berserakan. Menurutku pantai ini sangat cocok untuk tempat bersantai dengan keluarga. Jika bawa baju ganti, pasti aku mau sekali berenang di pantai ini, karena airnya benar-benar sangat jernih dan bersih.

Foto diatas ini adalah pasir pantai batu kalang dengan batu-batu dan kerikil yang unik-unik, bisa dibilang batu-batu ini adalah bekas batu karang yang terseret ke pantai, and I love it.



Gimana?? Cantik bukan??
Di pantai ini kita istirahat sebentar untuk sholat ashar, kemudian mulai perjalanan lagi pulang ke Kota Padang.


Sungguh perjalanan yang sangat melelahkan, karena memang sama sekali tidak pernah sendirian bawa motor ke luar kota, and its an amazing journey.

Belum ada Komentar untuk "Journey to Puncak Mandeh"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel